Friday, June 25, 2010

Biayaan !!!

Rabu, 23 Juni 2010 keluarga ku ngumpul. Aku balik dari surabaya tempat aku berguru, si kk’ balik dari Bogor tempat dia bekerja. Ibu, Bapak, Kaka’, Aku komplit sudah personilkeluarga besar LUMINTU.

Di hari itu juga aku ma si kk’ rencana pergi ke Maospati daerah Madiun Barat untuk membeli perlengkapan Paskhas AU Bravo sekalian beli buku di Gramedia Madiun. Abis magrib, kira-kira sekitar jam 18.30_an aku ma si kk’ pergi berdua bersama cibiyr (motor CBR kk’).

Dengan kecepatan 60km/jam – 80km/jam-100-km/jam bahkan sampek 120km/jam (untungnya aku nggak ngleyang). Sampai di toko tempat beli perlengkapan kk’ sekitar jam 7_an malam. Lanjut Gramedia Plaza Madiun, tiba sekitar jam setengah 8_an malem tentunya. Buku yang aku beli (di beliin si kk’ maksudnya), 5cm: Donny Dhirgantoro, Radikus Makankakus: Raditya Dika, Babi Ngesot: Raditya Dika, dan si kk’ beli buku tebak-tabakan lucu. Aku beli jam juga warna item guess (dibeliin sih).

Kelar belanja di lantai 3, sebelum pulang sempetin beli roti di lantai 1 deket pintu masuk Plaza Madiun. Lanjut keparkiran ambil si cibiyr. Nggak ada perasaan ataupun feeling nggak enak saat itu.

“Aku nggak usah pakek helm j y??” tanya kk’k aku.

“Nguawooorr..mentang-mentang TNI se enaknya aja di jalan raya” celoteh ku ke kk’.

“Nggak gitu, kan aku udah pakek kaca mata jadi nggak usah pakek helm kan g papa” jawab si kk’.

Katanya sih kacamatanya baru, jIdi pingin makek ddeeehhh (endel iki).

“Udah, nggak usah neko-neko. Pakek helmnya trus pulang.” Kata ku.

Si kk’ pakek helm trus capcus pulang deeeehhhh... dhaaaaa madiuuunnn.....

Sebelum berangkat pulang si kk’ mintak dianterin ke matahari toko sepatu di Ngawi. Aku meng_iya_kan ajakan kk’.

Kalau nggak salah nyampe maospati perjalanan pulang aku update status twitter “Bismillah otw balik ngawi ma si kk’...80-90km/jam jg usah mpe 100-120km/jm tar gue ngleyang meeennn....”. Si sriy (hp smart ku) aku masukkan ke saku jaket ku lalu fokus di jalan.

Awal-awal 60-80km/jm. Nggak lama kemudian 100km/jm. Nambah lagi 110km/jam. Sesekali aku nepuk pundak kk’ sambil berceloteh “g usah biayaan!!”.

Waktu terus berlalu. Perjalanan terus berjalan dengan mulus.

Tiba-tiba terdengar suara “kkkkkuuuuuuuuuuuuuuuuuukkkkkkkkkkkkk......”(suara cibiyr ngeram)

Aku pun langsung bergegas ngeliat ke arah depan. Terlihat sesosok mobil pickup kurang lebih 100m di depan motor kami yang akan berbelok kearah kanan (nyebrang jalan). Lampu ram mobil itu g terlihat jelas begitu juga ma riting mobil itu. Si kk’ terus berusaha ngeram cibiyr supaya g nabrak sesosok mobil itu.

“kkkkkuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuukkkkkkkkkkkkkkkk...”

“kkkkuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuukkkkkkkkk....”

Berkali-kali suara itu terdengar di telinga ku.

“Nutut?? Nggak?? Nutut?? Nggak?? Nutut?? Nggak??” celoteh ku dalam hati.

“oohhh..nutut koq.” Perasaan agak tenang.

“kkkkuuuuuuuuuuukkkkkkk.........”

“ccccciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttttttttttt...”

“bbbbbrrrrrrrraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaacccckkkkkkkkkkkkk...”

Kepala cibiyr nabrak bagian belakang mobil pick up itu.

“waaaahhhh...cibiyr bakalan gagarotak nih” celoteh dalam hati.

Begitu “bbbrraaaakkkkkk” aku jatuh ke kanan, si kk’ mental meloncati tubuh ku yang tergeletak. Posisi ku tiduran miring ke kiri dengan keadaan helm masih utuh di kepala, tas ransel masih di punggung, kedua sandal masih nempel di kaki tentunya bukan di kening dan si cibiyr dengan pewenya tiduran di kedua kaki ku (serasa di pantai buuukkk??). Aku pun diem sejenak dan sadar kalau aku baru ja ngalamin peristiwa yang garink. Si kk’ aku lihat duduk terdiam didpan ku 2m dari tempat ku tergeletak dengan kondisi helm yang bagian kaca copot dan sendal sebelah entah kabur kemana. Dia bengong, nggak tau mikirin apa dia dan kenapa dia g berusaha bantuin aku yang tergeletak tak berdaya ditidurin si cibiyr.

“mz...kakik ku mz....” kata ku.

Si kk’ langsung sadar dari bengongnya dan bergegas ngangkat cibiyr yang lagi enak-anakan tiduran di kakik ku.

Cibiyr berhasil di angkat ma kk’. Aku pun langsung bangun dari keterpurukan.

“healaaaahh...gak popo nuw.” Celoteh kk’.

“hhhiiiiiiiiiiiii....hhiiiiiii....” senyum tak berdosa aku lontarkan.

Dikiranya kk’ kakik ku kenapa-kenapa. Alhamdulillah g kenapa-kenapa.

G lama kemudian si kk’ ngabarin orang rumah kalua lagi kecelakaan.

“haallloooo... Assalamualaikum” kk’.

“Wa alaikumsalam” bapak.

“ini aku, Ragowo. Bapak, aku kecelakaan di sebelah selatanya klitik” KK’.

“trus adek g papa??” Bapak.

”g papa semua” kk’.

Telp. Di hentikan.

“soookkooorrrr...kapoookk...di marahi ma bapak tar’ celoteh ku.

Si kk’ hanya diem megang stang sambil ngliatin cibiyr.

“eeeehhhhh,,..salahe biayaan. Trus ya apa tar lok dimarahi bapak??”. Celotehku (lagi).

“g papa” jawab kk’ pelan sambil ngliatin kondisi cibiyr yang mukin g hanya gagarotak tpi udah kehilangan otaknya.

Datang seorang Bapak-bapak “gimana mas,g papa?? Tadi aku kan udah riting mas..”

“iya, tapi bapak ritingnya telat. Waktu aku mau mendahului bapak baru riting.” Sahut si kk’.

G lama kemudian kurang lebih 4 helai orang bantuin ngangkat si cibiyr bawa ke salah satu rumah penduduk sekitar TKP (Tempat Kejadian Pringisan), karena cibiyr udah g bisa jalan gara-gara kecepatan 130km/jm ulah si kk’ yang biayaan. Aku ma kk’ masuk kedalem rumah ngasih pertolongan pertama pada luka-luka kami sambil nuguin orang rumah jemput. Se sekali ngliatin wajah bapak si penyopir mobil pick up yang kami tabrak, aku merasa kasian ma si bapak. Dia kelihatan linglung. Katanya, baru pertama kali dia nyopir dan biasanya adeknya yang nyopir.

Pendek, mas P’E, mas ika, mas nunus, pk Repto, Ma temenya bapak 1 lagi (g tau namanya) kemudian di susul Bapak ma Ibu dari arah selatan (kebablasan). Si Ibu langsung nyamperin kk’ yang berdiri di samping ku. Ibu memegang kepala dan sebagian badan si kk’ meyakinkan lok g kenapa-kenapa kemudian mencium kedua pipi dan kening kk’sambil ngeluarin air mata. Aku yang berdiri di samping kk’ seakan g di reken.

“hhheeeeiiiii....aku disini!!! G keliatan ta?? Kenapa Cuma kk’ yang di kawatirkan??” celoteh ku dalam hati. (negatif thinking mode on).

Ibu kemudian berbincang-bincang ma pemilik rumah dan aku pun duduk di samping Ibu. Saat ibu mengeluhkan peristiwa tadi, aku memegang wajah ibu sambil berceloteh “udah g papa koq.”Ibu langsung balik memegang kedua pipi ku dan mencium seperti apa yang dilakukan pada kk’ tadi.

“hhhhhhmmmmmmm...baru sadar ya kalau masih ada anaknya yang satu lagi.” Celoteh ku dalam hati merasa kesel. (hhuuuusshhh Astaghfirullah hal adzim).

Si bapak meminta ganti rugi atas kerusakan cibiyr, Bapak sopir menyetujuinya dan menandatangani surat pernyataan. Wajah si bapak sopir masih kelihatan linglung seakan g percaya atas kejadian ini. Aku semakin merasa kasian ma si bapak sopir. Coba bayangin berapa laba si bapak sopir jadi penjual ayam yang harus mengganti kerusakan cibiyr yang g kecil nominalnya?? Setelah aku pikir-pikir ini salah si kk’ juga, sapa suruh biayaan?? Dan menurut ku si bapak sopir g harus mengganti kerusakan cibiyr 100% dari kerusakan.

Makanya kalo naik motor ojok biayaan!!!

Mudah-mudahan kejadian yang kami alami bisa jadi pelajaran berharga bagi kami. Dan aku hanya bisa mendoakan mudah-mudahan rejeki si bapak sopir diberi kelancaran begitu juga dengan keluarga ku. Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnn..................

Friday, June 18, 2010

SeNaMPTN (SNMPTN) jadi SENAMPAGI !!!

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negri) 2010, lhaahhhh kenapa malah jadi SENAMPAGIi ??? -___________-"

Berawal dari kata “sok_sok_an”. Ya, jadi gini..aku dan temen-temen sok-sokan ikutan daftar SNMPT 2010. Kami lulusan 2009 dan sebenernya kami udah keterima di UNAIR (Universitas Airlangga). Aku sendiri keterima S1 I. Administrasi negara FISIP beserta diiringi temen-temen aku terutatama tim hulakhulik kowokowo agie n arga. Selain tim khulakhulik koeakowo temen ku yang lain anak UAers (ank maba “mahasiswa baru” 2009, Anyak (Nyak’e) Fakultas Psikologi, fida Fakultas Kesehatan Masyarakat, rita (kuntil) D3 Perpajakan, di UNAIR tentunya.

Tepatnya tanggal 11 Mei 2010 aku, agie (hulakhulik), arga (kowakowo) soksokan ikutan daftar SNMPTN 2010 yang kebetulan pendaftaran pembayaran di UNAIR (kampus kami), karena denger-denger lulusan 2009 dianjurkan melakukan registrasi sebelum tanggal 12 Mei 2010. Hari itu juga kami bertiga registrasi pembayaran SNMPTN untuk mendapatkan PIN buat pendaftaran online. Aku n Agie (hulakhulik) langsung melakukan transaksi pembayaran di GSG (Gedung Serba Guna) kampus B UNAIR, dan si Arga (kowakowo) tiba-tiba memutuskan melakukan transaksi pembayaran dengan temen-temenya yang lain yang aku g kenal n g mau kenal tentunya..dudududdududuuuuuu. Transaksi pembayaran kelar, kami bertiga sudah dapet PIN pendaftaran SNMPTN online.

Satu hari berikutnya dari waktu aku melakukan transaksi pembayaran SNMPTN adalah hari rabu tanggal 12 Mei tepat hari pemilihan kepala daerah Ngawi. Naaahhh berhubung aku cinta tanah air tempat aku dilahirkan, aku putuskan untuk balik ke Ngawi buat berpartisipasi PILKADA Ngawi. Lalu pendaftaran online aku limpahkan mintak bantuan ke tahes (mb ichul) dengan memberikan tanda bukti pembayaran registrasi. Keesokan harinya aku udah berada di Ngawi, sepulang dari TPS (Tempat Pemungutan Suara) PILKADA Ngawi aku dapet pesan singkat dari si tahes (mb icul). Isinya gini nih “Cil, registrasi online SNMPTN error. Coba kmu yang registrasi“. PIN dan ID udah dikirim sekalian.

Berhubung si Liptiy (nama leptop ku) g aku ajak pulang, jadi terpaksa aku harus nyari warnet terdekat di daerah deket rumah untuk registrasi online. Untung ada warnet deket rumah. Langsung deehh aku kunjungi snmptn.co.id dan g ketinggalan log in YM ku (fii_k9) untuk menerima kiriman foto aku yang mau aku upload di formulir registrasi. Kemudian dengan segera aku ngisi biodata dalam formulir registrasi online.

Dan.........Berhasiiiiiiilllllllll......Alhamdulillah..............

Saat chat di YM dapet kabar dari Anyak (nyah) kalo dia gagal registrasi online sampe pindah warnet 3x. Karena 1 koneksi hanya bisa digunakan untuk 1 peserta registrasi. Sakknnoooeeeeee nyaaakkkk....nyaaaakkkk.......

Aku memutus ambil IPC FK FKG AN UNAIR (padahal lulusan IPS). Agie n arga IPS. Anyak n fida FK UNAIR juga sama kayak pilihan ku. Kuntil Farmasi UNAIR.

Setelah registrasi kelar aku pun g belajar ataupun mengikuti bimbel (bimbingan belajar) sama sepertinya yang dilakukan hulakhulik kowakowo. Hanya sesekali belajar buku-buku yang di kirimin ibu ke aku. Berhubung aku dulu lulusan IPS tapi sok-sokan ambil IPC jadi mau g mau beljar materi IPA SMA...dudududuuuuu. Akupun belajar Cuma asal-asalan. Si Anyak ikutan bimbel. Fida n kuntil belajar sendiri.

Suatu hari abis latihan malem UA di GOR kampus C UNAIR, aku dan temen-temen lanjut makan dinner di soto Cak Har. Kurang lebih manusianya adalah k’micha, mbokban, tahes, k’cepy, hatori (mb ida), Nyah, Fida, Kuntil. Tengah saat makan soto salah satu anak manusia ada yang berceloteh,

k’ micha “sapa aja ini yang ikut SNMPTN?”.

“Aku, Fida, Fika, Rita” saut si nyah..

“ngambil apa kalian?” lemparan pertanyaan lagi k’micha.

“aku, Fida, Fika,ambil FK. Kuntil Farmasi” saut anyak (lagi)

“mb Endang ngambil FK????” lontaran k’micha seolah-olah kaget mendengarnya. Wajar sih dia heran n ngerasa g mungkin aku bisa FK apa lagi aku lulusa IPS males belajar pisan. Jangankan orang lain, aku aja sendiri g percaya kalo bisa masuk. -_______-“

“Hhhhmmmm Mb Endang bisa ta??” tanya k”micha.

Aku pun cuma memberi jawaban dengan senyuman.... Mungkin karena gue murah senyum gilak gitu deeehhhh....cekuukuuukkkceekuukuuuukkkk

K’micha “gini mb Endang, andai kata kalo kamu masuk FK aku akan lari dari rumah ke kos mu jam 12 siang truz nyampe depan kos mu aku joget-joget”

Aku “hahahaaaa isok ’e”

“loh, iya bener ini” tegas k’micha.

Tahes (mb ichul) “kalo aku, seandainya kmu masuk FK aku akan lari-lari keliling FK sambil teriak fikaaa...fiikaaaa..selamat y masuk FK”

“hahahahaaaa okey meennn” saut ku.

k’ cepy “kalo kmu masuk FK, aku puasa 24 jam”

“kalo kamu masuk FK, aku diet 1 tahun” tambahan celoteh mbok Ban.

“hahahahaaaaa okey meeeenn gue terima nadzar kalian” jawab ku dengan enteng.

Motivasi yang cukup besar buat aku ini. Makasiiiiiiihh yaaaaacchhh (meskipun kelakuan g mau belajar masi terngiang di benak)

Sesi nadzar-nadzaran telah berlalu. Hari terus berganti. Dan aku pun masih tetep seperti biasa, g ada niat untuk belajar serius, paling-paling sebelum tidur Cuma baca-baca latihan soal IPA dan IPS.

Tanggal 16 Juni 2010 hari rabu waktu tes SNMPTN dilaksanakan. Kebetulan aku tes di farmasi kampus B UNAIR. Sedangkan temen-temen ku yang lain tes di UNESA, ITS dan universitas lainya yang ada di Surabaya.

Pukul 07.10 aku berangkat dari kos, kira perjalanan sekitar 5 menit, sampai di kampus B 07.15 langsung menuju parkiran FISIP karena parkir yang lain deket farmasi penuh semua. Tiba-tiba ke inget kalo ligalisir ijazah ku ketinggalan di atas meja kamar. G pikir panjang, aku langsung keluar parkiran menuju kos untuk ngambil ligalisir ijazah.(emang g niat ini ank) hhhmmmmmmmm

Sampe kembali di kampus B 07.27 WIB. Setelah markir motor aku segera menuju gedung farmasi tempat aku tes. Begitu menginjakkan kaki di gedung farmasi, bel masuk berkumandang. Kebetulan (bukan kebetulan tapi apes) ruang tes ku di lantai 3 dan g ada lift ataupun eskalator di gedung farmasi jadi aku harus jalan kaki menuju lantai 3 ruang 31 A. Sampai sudah di tempat tujuan. Ambil peralatan dan perlengkapan tes lalu menuju tempat ku duduk. Dan......hhhuuaaaaa aku duduk paling depan pas banget di depan kursi pengawas. (sip deh, setidaknya g ada yang bisa nyontek jawaban ku) cekiiikiikkkcceeekiiikkiiiikkk

75 soal 60 menit, waktu yang telah ditentukan. Seperti biasa,karena soalnya pilihan ganda jadi aku ngerjain dulu di lembar soal dulu baru kemudian aku salin di lembar jawab. Tiba-tiba moro-moro salah satu pengawas berceloteh “waktu kurang lebih tinggal 5 menit”. Dengan reflek aku melihat lembar jawab yang blas sama sekali lum ada jawaban yang aku Sali. Langsung deehhh nyalin jawaban segera dari lembbar soal menuju kelembar jawab.”Teeeeeeettttttttt” Belum semua jawaban tersalin, bel berakhirnya peristiwa naas itu berkumndang. Apesnya (lagi) karena duduk paling depan jadi lembar jawab ku dulu yang di ambil pengawas. Dari 75 soal hanya 1 soal yang g bisa, tapi sekitar 7 no yang belum aku arsir. Hhhmmmmmmmmmm “wahullahu deehhh”

Istirahat kurang lebih 30 menit. Peserta yang lain sibuk belajar materi ujian sedangkan aku sibuk baca MMJ @radityadika. “ttteeeeeeettttttt” bel masuk berkumandang. Kembali masuk kelas dan kembali ngerjain soal tes. Kali ini lembar jawaban kosong sekitar 9 soal bukan karena kehabisan waktu tapi kehabisan pola pikir untuk merancang jawaban.

Hari kedua 17 Juni 1010. Tes jam pertama bidang study IPA. Setiap melewati soal yang kiranya g ngerti langsung aja ‘hanya lewaaaattt’ apa lagi soal kimia. Kurang lebih 20 no yang g aku jawab. Soal 60 menit kelar dalam waktu 45 menit.

Waktu itirihat berlangsung. G beda jauh dari hari pertama, yang lain sibuk belajar dan akupun menyibukan diri baca MMJ.

“ttteeeeeeeeeeeeeeeeettttt” bel masuk berkundang. Kembali keruangan, kembali ngerjain soal tes IPS. Dari 60 soal bisa aku seleseikn dengan memangsa waktu 55 menit. Kalo aku pikir-pikir, ngerjain IPA ma IPS kok lebih cepet ngerjain ipa?? Bukanya aku pinter tapi aku terlalu cerdas ajak dalam hal merancang alias nguawooorr jawaban. G papa lah, dari pada mikir salah, g mikir sah menidingan tk gendong to?? Enak to?? Aaaahahahahahaahaaaaa.

“teeeeeeeeeeeeeeettttttttttttttttt” bel berakhir telah bersiul. Kelar deeehhhhhh....dududududuuuuuu

Tinggal berdoa saja mudah-mudahan aku diberi nasib baik dan bisa masuk FK UNAIR...Amiiiiiiinnnnnn

Itulah sebabnya SeNaMPTN (SNMPTN) berubah jadi SENAMPAGI. Aku harus bangun pagi-pagi, berangkat menuju lokasi, naik tangga ke lantai 3, nyampek TKP (Tempat Kejadian Perolahragaan). Mungkin akan lebih abdol lagi kalo aku memakai baju training dengan berkalungkan handuk di leher sambil bertembangkan “Laaaarriiiiiiiiiiiii pagiiiiiiiiiiiiiiii” uh uh “Laaaaaaarrrrrrrrrrriiiiiiii ppaaaaaaaaaaaaaaaaagggggggggiiiiiii”

Ngiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnggggggggggggggggggggggg (sambungan putus)

Monday, June 14, 2010

Tercetusnya sebutan “2pich”

“pich...tuupiicchhh..” sebangsa manusia memanggil aku.

“nyapoooo??” saut ku dengan bahasa planet.

Percakapan kecil antara anak manusia.

Pasti sebagian pembaca blog aku bertanya-tanya apa dan kenapa harus dengan sebutan “2pich” untuk memanggil seorang anak manusia yang tergolong imuutt luuccuuuu dan menggemaskan ini??. Meskipun sebagian besar pembaca g mau tau dan sama sekali g ingin tau tetang “2pich”. Tapi tenaang, khusus and special buat pembaca blog aku (padahal g ada yang baca selain yang punya blog) -___-“. Aku akan menceritakan sedikit tentang sebutan untuk nama panggilanku “2pich”.

*berpikir sejenak...... (sok-sokan kyak pernah mikir aja)

Eeemmmm...setelah aku pikir-pikir and aku terawang bahkan sampek aku ramal kenapa sebutan “2pich” dilontarkan untuk nama panggilan ku, sebenernya aku sendiri juga kurang tau bukanya kurang tau tapi emang g tau sih kenapa and apa arti “2pich” itu.....

Kriiiikkkk....krrriiiiikkkk.......

“jjjjiiiiaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh”

Jadi gini, waktu aku masih kecil (emang sekarang udah besar)...hheerrrr... orang memanggil ku dengan sebutan yang macem-macem mulai dari yang bagus “adek”, bu dhe ku (rasmiatun) memanggil ku dengan sebutan “cumplis” -___-“. Para keponakan-keponakan yang masih kecil umumnya, memanggil ku dengan sebutan “mb i’a”.... “mb i’aaaaaaaaaaaaaaaaaaa” hhhmmmmm.. Bpk aku biasa memanggil dengan sebutan “2pich’ yang kini nama tersebut jadi kontrofersi, jadi bahan perbincangan publik.

“eeemmmmbbbeeeeeekkkkkkk” suara ayam berkumandang sambil sedikit menundukan kepalanya dan sedikit menjulurkan lidahnya keluar dan matanya yang agak kriyip-kriyip.

“hhhiiinnnaaaaaaaaaaaaaaaa” -_______-“

Naaahhhh, semakin lama and semakin seringnya bpak ku memanggil dengan sebutan “2pich”, si kk’ pun ikut-ikutan. Temen-temen sepermainan ku di rumah juga akut-ikutan misscall “2pich”. Semakin lama sebutan itu semakin g asing lagi di telingaku. Hampir setiap hari aku mendengarnya.

Ada yang heran yang heran juga sih dengan nama sebutan ku ini. “two pig?? Dua babi??”. Hhhhhhmmmmm aku hanya melontaarkan senyuman...

Saat itu sebutan “2pich” hanya sekedar teman sepermainan aku dirumah yang memanggil dengan sebutan itu. Semakin lama waktu trus berputar dan sebutan itu semakin merajalela dikalangan publik.

Hari itu lok g salah hari rabu ya hari sabtu saat aku main-main basket di lapangan basket alun-alun Ngawi. Ada salah seorang bangsa Karang Asri (tempat aku tinggal) ikutan main-main basket dan dia sering memanggil ku dengan sebutan “2pich”. G lama lagi semua temen-temen ku yang ada di situ yang biasa memanggilku ku “fika” jadi ikut-ikutan manggil “2pich”. Sampe-sampe paletihku (pk Nyo) menanyakan sebutan ku itu “pich..tuupicchh..apa itu tupich?? Apa dulu lahir mu mak tuplik makanya di panggil tupich”.

Hhhhhhhmmmm hhhhuuuuhhhh menarik nafas dan mengeluarkanya dan kembali (aku) hanya memasang pamflet senyum diwajah imuuutt ku.

“sssaaaabbbaaaaarrrrrr” celoteh dalam hati...

Dan akhirnya nama panggilan ku seakan di resmikan Bpak presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dulunya di panggil “fika” berubah “2pich”. Mulai daari temen sepermainan, temen seperguruan, bahkan ada salah seorang guru ku waktu SMA (Pk Ponco guru PPKn sekaligus wakasek SMASA) memanggil ku dengan sebutan “2pich’. Dan yang lebih parah lagi, ada yang g ngenali nama asli ku dan di kiranya “2pich” itu nama asli aku, yang kebanyakan para adik kelas.

“Ini mb tupich kan??” adk kelas..

“Bukan, ini mb fika” celoteh ku.

“Lhah, masak sih mb?? Bukanya mb tupich??” adk kelas yang ngotot dengan pendirianya.

Hal seperti itu sering aku alami jadi sudah g heran lagi lok ada kejadian seperti itu.

Dan sekarang (saat penulisan blog berlangsung) aku beranjak dari kota kediaman (Ngawi sity) dan melanjutkan perguruan ku di Surabaya (kota panase pitong wong). Temen-temen aku di Surabaya g da yang tau sebutan aku “2pich”. Mereka memanggil ku ‘fika”.

Setelah aku masuk ke dunia Uaers, dan bertemu ma temen-temen aku yang baru namanya k’ micha (nidia paramitha), k’ ichul (erlisa saras wati bukan saras 008), K’ bonbon (andina larasati), hatori (raisa aribatul), k’cepy (shelvy), mb yee (yenni anggraini), mb hara (harnov), mb mbote (alfiyah).

Nama panggilan yang jauh melencong dari nama asli.. Katanya sih biar kelihatan imuut ja dengan panggilan itu,... hhhhmmmm -______-"

Aku pun mempunyai nama baru lagi yaitu “Mb Endang” nama Ibu aku. Gara pas latihan di Gor C aku memakai kaos yang biasa aku pakek latihan saat SMA, warna putih dan bagian belakang ada tulisan “RM. LUMINTU Mbk Endang”. Sejak itu aku sering dipanggil dengan sebutan “Mb Endang”.

Selain “Mb Endang“ ada yang manggil dengan sebutan lain. Si tahees mb ichul memanggil ku “prenciiilll”, mbok bn “keceng” kadang-kadang “cengkre”, k'micha ma mb "krupuk" kadand-kadang k'micha manggil "gantungan kunci" hhhmmmmm padahal dia "gemboknya". Di kelas pun saat kuliah banyak temen ku manggil dengan sebutan “hina” atau “dududududduuuu” gara-gara aku sering melontarkan kata-kata tersebut.

Sampe-sampe aku ngerasa asing lok ada yang memanggil ku dengan nama asli “raf...rafika...” “fik....fikaaa...”. Hhhhmmmm daallleeeemmmm....

Siapapu dan apapun nama panggilan ku yang kalian suka untuk memanggil ku bukan masalah buat aku. Mungkin dengan sebutan itu kita bisa lebih akrab satu sama lain. Yang jelas aku bangga bisa di pertemukan dengan kalian semua.

SALAM FIKA2PICH .....!!!!!!!!!!!!!

Nantikan celoteh-celoteh si iimuuuutt lluuucccuuuu menggemaskan berikutnya....... :)

Nnngggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnggggggggggggg....bbbrraaaacccckkkkkk !!!!!!!!!

Sunday, June 13, 2010

sekilas tentang 2pich

Eehhmm..tes..tess...

nnggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinngggg.......hhoooobbsssttooopp !!!!!!

Eemm permisiiii.....(dengan pasang muka sok imut yang aslina emang imuut banget sih)

Kenalin.. nama aku 2pich (di baca tupich),.. itu sbenernya bukan nama asli aku. Nama asli aku Rafika Ernita dan kenapa bisa dipanggil dengan sebutan 2pich ?? pasti penasaran kan?? dan gimana bisa tercetusnya 2pich cekliybukanberartikecil?? (pede, padahal liat aja ogah apa lagi penasaran) -____-“

Eehhm ...jadi gini nih ceritanya “ini katanya siih”, dulu tanggal 6 september 1990 Indonesia sudah merdeka tentunya, sekitar jam 6 a.m. hari kamis pahing terjadi sebuah fenomena kelahiran seorang anak manusi yaitu aku. Katanya.. aku dilahirin bukan di rumah sakit, bukan di bidan (orang yg kerjaanya bantuin orang melahirkan bkan orang mau sunat), bukan di rumah dukun bayi,bukan juga di mantri (tukang sunat titit) apa lagi di tukang donat.. bbeerrrr (mulai g nyambung). jadi aku, 2pich, dilahirin dirumah jl. Trip 10 karang asri ngawi jatim indonesia, asia tenggara lebih tepatnya (rumah bpk RT.1).

Aku juga kurang tau siih perasaan orang-orang setelah mengetahui kehadiran aku di dunia ini karena saat aku dilahirin (mak procot) g tahu dan g mau tau apa yang terjadi saat itu -___-“, terutama kedua orang tua aku (Endang Rufiati dan Tarmidi), tapi yang pasti banggalah melihat kehadiran anak putrinya lahir dengan tampang yang imuut dan sangat lucu menggemaskan. “huuuueeeekkkkk” suara merdu lewat stelah baca -_____-”. Tapi akan berbeda lagi dengan perasaan kakak aku (Ragowo namanya) kapan-kapan aku kenalin deeh...hheeerrrr.,, ada dua kemungkinan : pertama, mungkin seneng punya adek baru yang luuccuuu iimuuutt menggemaskan. Kedua, sedih karena perhatian kedua orang tua aku akan dibagi dua (kakak yang jaaahhaaat). Yaaa,.mudah-mudah nggak kayak gitu deehh... dan semua keluarga beserta para tetangga pasti semua pada seneng, riang, gembira, bangga, bersyukur karena telah terlahirkan seorang putri imuuutt luuccuuu mengeemasskaannn pintaaarr cerdaasss. “hhhuuuuuuuuueeeeeekkkk” kali ini setelah baca disertai muntaahh. Mungkin g sih, sangking senengnya kehadiran ku di dunia tanggal 6 sep. Libur nasional bahkan libur internasional ???

Dan dalam waktu dekat setelah kelahiran ku, aku di kasih nama “rafika ernita” dengan panggilan “fika” (itu kata orang sih dan diperkuat dengan adanya akta kelahiran). Ibu, bapak, kakak aku biasa manggil “ika”. Lhah..kenapa bisa jadi “2pich”?? padahal di akta jelas-jelas gamblang “RAFIKA ERNITA” dan menurut aku g da kata-kata yang menyinggung kata “2pich”. hhhmmmmmm....

Berkat asuhan dengan kesabaran dan ketulusan kedua orang tua ku, aku tumbuh besar dan berkembang. “makanya jangan sampek berani ma orang tua kerena tanpa mereka kita bukan apa-apa meenn” . okeeyy lanjuuut... Mulai dari tengkurep, duduk, merangkak, jalan, sampe bisa lari-larian bareng temen2 seumuran (kira-kira kurang lebih umur 2 tahun) n g pakek celana.uuuupppsss.... (jangan ngintip), kemudian belajar berceloteehh. Eeemmm..kira-kira aku umur brapa ya mulai bisa ngomong -_-a, pokokna itu dulu banget deehhh.hhhmmmm..(malez inget-inget pdahal emang g tau) ZZZzzzzzz.. kemudian Tumbuh besar, dewasa, pinter, cerdas, cantik, tambah imuut dan tambaahh lucuu pastinyaa.. ”glluuuddaaaaakkkkceettuuuunngbblluuuunnng” suara piring ikutan muntah..

Umur 5 tahun aku mulai di sekolahin di TK nol kecil namanya TK AN-NOOR. Ceritanya aku waktu nol kecil jadi pemeran seorang anak perempuan yang kecil mungil n lucuu tapi ceeenggeengnya mintak ampuuun. Hampir setiap hari nangis. Sampe ada salah satu guruaku namana Ibu Wiwik, waktu aku nangis gara-gara dijahatin ma temen aku yang nakal banget namanya Endra, Putut, Dafid (nakale pitong wong) si Ibu malah bilang “trus, nangis aja terus yang kenceng”. Mungkin sangking jengkelnya melihat aku nangis hampir tiap hari. Mpe dijuluki “gembeng” (nangisan). Umur 6 tahun aku naik nol besar. Udah lumayan nggak nangisan tapi malah nakal...hhheerrrrr...masih inget (sedikit) dulu temen ku namanya dika, hanum, ana, linda,devi, wiwik, vivin, masih sedikit inget juga temen cow aku selain yang aku sebutin tadi (geng nakal pitong wong) namanya erwan, wawan (sering dipanggil es wawan), januri, dikiy, lupa deeh yang lainya -____-“. Umur 7 tahun aku masuk SD Karang Asri 1. Temen-temen aku SD sebagian besar temen waktu aku berguru di TK. Berhubung aku orangnya cerdas jadi ya cukup 6 tahun sekolah SD. Lulus ngelanjutin di SMP N 5Ngawi (sekolahnya bpak aku dulu). Temen-temen aku pada pisah semua, dika di SMP N 1, Ana (ngganonk) di SMP Muhammadiah, hanya ada beberapa yang masih se_SMP ma aku, ada satu anak manusia temen aku SD satu kelas ma aku namanya briyan yang pernah bikin aku nangis pas SD kelas 3 gara-gara kepala aku di kenain batu yang dia pegang saat lari (nangis maneeeehhhh).hhhhmmmmmm... Lulus lanjutin di SMA N 1 Karangjati. Ketemu lagi ma dika (jembix), ana (ngganong), tambahan temen baru rosi, langgeng (munggut), dhanang, pranoto (nonot), dan zendi. Mereka temen akrab aku di kelas. 1tahun g ada di pindah di SMA N 1 Ngawi mpek lulus (IPS 2 RESIDU). Temen-temen gue di smasa baru semua tapi ada beberapa yang udah kenal. Namanya winda (ndut temen sebangku), dian (dayen), astrid (atid), nita (atien lemot), icha (achi). Kami berlima duduk di bangku mulai no.2 dari depan kebelakang, no.2 dari sisi kiri. Kami menyebutnya genk suwonk (mungkin karena orang-orangna suwong semua) -____-". selain genk suwonk dikelas residu (republik is2) ada pendowo limo edo (junex), yudhis, abdul rozak (jack komar), niko (karyo), rona (mbambing), genk nero arti (we'e), fristy, evi, yuli, kikik (kurang lebih).

Selain temen sekolah, aku juga punya temen sejak SMP klas 2. Namnya gayuh (pesek). Meskipun sejak TK, SD, SMP, SMA, Kuliah, bahkan rumah aja jauh jaraknya tapi kita bisa berteman ampe skarang sejak pertemuan kami di lapangan basket alun-alun ngawi. Dan sekarang dia nglanjutin kuliah akbid di Madiun.

Dan sekarang (saat penulisan blog berlangsung) aku duduk di bangku kuliah FISIP S1 Administrasi negara UNAIR (Universitas Airlangga) Surabaya "basket sambil kuliah". Semua temen-temen aku sekolah uro (misah), ada yang kulia di Ngawi, ada juga yang udah kerja, ada yang di unmer madiun, ada yang di ugm, ada yang kehilangan jejak. -____-"

Di FISIP AN '09 \m/ aku dipertemukan ma orang-orang yang baik, kompak, gokil salut deeh buat kalian semua. Apa lagi ma team hulakhulik kowakowo agie (bikang) ma arga, salam hulakhulik kowakowo deeh buat kaian... moga tetep hulakhulik kowakowo...cckckckckckkkk

Semua yang terjadi dalam hidup aku terasa "sangat" "amat" "jan" menyenangkan, dan tanpa kehadiran orang-orang yang menyayangi aku, yang selalu berusaha memberikan yang terbaik buat aku terutama keduaa orang tua aku, sodara aku, kerabataku, temen-temen aku yang baik, pengertian, kocak, gokoil, sampe yang hulakhulik kowakowo sekalipun, tanpa mereka semua aku mukin nggak bakalan punya cerita idup yang sangat mendramatisir n kocak abiz, sampe-sampe streeess aaluuuzzz. aku bangga punya kalian smua. -____-" (iya iyaaaa...udah deehh,g usah atek nangis,. ancen "gembeng iki")

"Berusahalah selalu memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang menyayangi mu"

Miss you all my best friend :)

Dan kenapa aku dipanggil dengan sebutan “2pich” ???

Nantikan season berikutnya.......

Nngggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnggggggggjjeeeeggrreeeeeeeeeeeeekkkkk ........ !!!!!!!!!!!

cekliybukanberartikecil

Rafika ernita fika2pich