Monday, June 14, 2010

Tercetusnya sebutan “2pich”

“pich...tuupiicchhh..” sebangsa manusia memanggil aku.

“nyapoooo??” saut ku dengan bahasa planet.

Percakapan kecil antara anak manusia.

Pasti sebagian pembaca blog aku bertanya-tanya apa dan kenapa harus dengan sebutan “2pich” untuk memanggil seorang anak manusia yang tergolong imuutt luuccuuuu dan menggemaskan ini??. Meskipun sebagian besar pembaca g mau tau dan sama sekali g ingin tau tetang “2pich”. Tapi tenaang, khusus and special buat pembaca blog aku (padahal g ada yang baca selain yang punya blog) -___-“. Aku akan menceritakan sedikit tentang sebutan untuk nama panggilanku “2pich”.

*berpikir sejenak...... (sok-sokan kyak pernah mikir aja)

Eeemmmm...setelah aku pikir-pikir and aku terawang bahkan sampek aku ramal kenapa sebutan “2pich” dilontarkan untuk nama panggilan ku, sebenernya aku sendiri juga kurang tau bukanya kurang tau tapi emang g tau sih kenapa and apa arti “2pich” itu.....

Kriiiikkkk....krrriiiiikkkk.......

“jjjjiiiiaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh”

Jadi gini, waktu aku masih kecil (emang sekarang udah besar)...hheerrrr... orang memanggil ku dengan sebutan yang macem-macem mulai dari yang bagus “adek”, bu dhe ku (rasmiatun) memanggil ku dengan sebutan “cumplis” -___-“. Para keponakan-keponakan yang masih kecil umumnya, memanggil ku dengan sebutan “mb i’a”.... “mb i’aaaaaaaaaaaaaaaaaaa” hhhmmmmm.. Bpk aku biasa memanggil dengan sebutan “2pich’ yang kini nama tersebut jadi kontrofersi, jadi bahan perbincangan publik.

“eeemmmmbbbeeeeeekkkkkkk” suara ayam berkumandang sambil sedikit menundukan kepalanya dan sedikit menjulurkan lidahnya keluar dan matanya yang agak kriyip-kriyip.

“hhhiiinnnaaaaaaaaaaaaaaaa” -_______-“

Naaahhhh, semakin lama and semakin seringnya bpak ku memanggil dengan sebutan “2pich”, si kk’ pun ikut-ikutan. Temen-temen sepermainan ku di rumah juga akut-ikutan misscall “2pich”. Semakin lama sebutan itu semakin g asing lagi di telingaku. Hampir setiap hari aku mendengarnya.

Ada yang heran yang heran juga sih dengan nama sebutan ku ini. “two pig?? Dua babi??”. Hhhhhhmmmmm aku hanya melontaarkan senyuman...

Saat itu sebutan “2pich” hanya sekedar teman sepermainan aku dirumah yang memanggil dengan sebutan itu. Semakin lama waktu trus berputar dan sebutan itu semakin merajalela dikalangan publik.

Hari itu lok g salah hari rabu ya hari sabtu saat aku main-main basket di lapangan basket alun-alun Ngawi. Ada salah seorang bangsa Karang Asri (tempat aku tinggal) ikutan main-main basket dan dia sering memanggil ku dengan sebutan “2pich”. G lama lagi semua temen-temen ku yang ada di situ yang biasa memanggilku ku “fika” jadi ikut-ikutan manggil “2pich”. Sampe-sampe paletihku (pk Nyo) menanyakan sebutan ku itu “pich..tuupicchh..apa itu tupich?? Apa dulu lahir mu mak tuplik makanya di panggil tupich”.

Hhhhhhhmmmm hhhhuuuuhhhh menarik nafas dan mengeluarkanya dan kembali (aku) hanya memasang pamflet senyum diwajah imuuutt ku.

“sssaaaabbbaaaaarrrrrr” celoteh dalam hati...

Dan akhirnya nama panggilan ku seakan di resmikan Bpak presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dulunya di panggil “fika” berubah “2pich”. Mulai daari temen sepermainan, temen seperguruan, bahkan ada salah seorang guru ku waktu SMA (Pk Ponco guru PPKn sekaligus wakasek SMASA) memanggil ku dengan sebutan “2pich’. Dan yang lebih parah lagi, ada yang g ngenali nama asli ku dan di kiranya “2pich” itu nama asli aku, yang kebanyakan para adik kelas.

“Ini mb tupich kan??” adk kelas..

“Bukan, ini mb fika” celoteh ku.

“Lhah, masak sih mb?? Bukanya mb tupich??” adk kelas yang ngotot dengan pendirianya.

Hal seperti itu sering aku alami jadi sudah g heran lagi lok ada kejadian seperti itu.

Dan sekarang (saat penulisan blog berlangsung) aku beranjak dari kota kediaman (Ngawi sity) dan melanjutkan perguruan ku di Surabaya (kota panase pitong wong). Temen-temen aku di Surabaya g da yang tau sebutan aku “2pich”. Mereka memanggil ku ‘fika”.

Setelah aku masuk ke dunia Uaers, dan bertemu ma temen-temen aku yang baru namanya k’ micha (nidia paramitha), k’ ichul (erlisa saras wati bukan saras 008), K’ bonbon (andina larasati), hatori (raisa aribatul), k’cepy (shelvy), mb yee (yenni anggraini), mb hara (harnov), mb mbote (alfiyah).

Nama panggilan yang jauh melencong dari nama asli.. Katanya sih biar kelihatan imuut ja dengan panggilan itu,... hhhhmmmm -______-"

Aku pun mempunyai nama baru lagi yaitu “Mb Endang” nama Ibu aku. Gara pas latihan di Gor C aku memakai kaos yang biasa aku pakek latihan saat SMA, warna putih dan bagian belakang ada tulisan “RM. LUMINTU Mbk Endang”. Sejak itu aku sering dipanggil dengan sebutan “Mb Endang”.

Selain “Mb Endang“ ada yang manggil dengan sebutan lain. Si tahees mb ichul memanggil ku “prenciiilll”, mbok bn “keceng” kadang-kadang “cengkre”, k'micha ma mb "krupuk" kadand-kadang k'micha manggil "gantungan kunci" hhhmmmmm padahal dia "gemboknya". Di kelas pun saat kuliah banyak temen ku manggil dengan sebutan “hina” atau “dududududduuuu” gara-gara aku sering melontarkan kata-kata tersebut.

Sampe-sampe aku ngerasa asing lok ada yang memanggil ku dengan nama asli “raf...rafika...” “fik....fikaaa...”. Hhhhmmmm daallleeeemmmm....

Siapapu dan apapun nama panggilan ku yang kalian suka untuk memanggil ku bukan masalah buat aku. Mungkin dengan sebutan itu kita bisa lebih akrab satu sama lain. Yang jelas aku bangga bisa di pertemukan dengan kalian semua.

SALAM FIKA2PICH .....!!!!!!!!!!!!!

Nantikan celoteh-celoteh si iimuuuutt lluuucccuuuu menggemaskan berikutnya....... :)

Nnngggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnggggggggggggg....bbbrraaaacccckkkkkk !!!!!!!!!

No comments:

Post a Comment